Kelompok KKM AKSARA 255 Melaksanakam Sowan Ke Pihak Pondok Pesantren Tebuireng
JOMBANG – Kelompok KKM AKSARA 255 Unggulan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sowan ke Pondok Pesantren Tebuireng Putri, Kabupaten Jombang, sebagai langkah awal koordinasi pelaksanaan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), pada 03 Januari 2025 jam 09:00 WIB
Kegiatan sowan ini bertujuan untuk membangun komunikasi awal sekaligus menyelaraskan konsep program KKM AKSARA 255 dengan nilai, kebutuhan, serta kultur kepesantrenan di lingkungan Pondok Tebuireng Putri. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKM AKSARA 255 berkesempatan berdiskusi langsung dengan ustadzah dian selaku pengurus dan pembina pondok guna membahas rencana kegiatan yang akan dijalankan selama masa pengabdian.
Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan santri tebuireng setiap harinya dan juga memaparkan gambaran umum konsep KKM yang berfokus pada peningkatkan kesejahteraan psikologis (well being) santri dalam kehidupan pesantren. Ustadzah Dian menyambut baik rencana tersebut dan memberikan berbagai masukan agar program KKM dapat berjalan efektif serta bermanfaat bagi santri dan lingkungan pondok.
Selain kegiatan koordinasi, mahasiswa KKM AKSARA 255 juga diajak berkeliling area Pondok Pesantren Tebuireng Putri untuk mengenal lebih dekat lingkungan pondok, aktivitas keseharian santri, serta fasilitas yang tersedia. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami konteks lapangan secara langsung sebagai dasar pemetaan kebutuhan program KKM ke depan.
Melalui silaturahmi dan koordinasi ini, kami mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pondok sehingga program yang kami rancang nantinya benar-benar relevan dan sesuai dengan kebutuhan santri
Kehadiran mahasiswa KKM AKSARA 255 di Pondok Pesantren Tebuireng Putri juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan suasana pembinaan santri yang sehat secara mental, sosial, dan spiritual.
Dengan terlaksananya kegiatan sowan dan koordinasi ini, harapannya menjadi ruang pembelajaran nyata dalam mengintegrasikan keilmuan psikologi dengan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan.
Komentar
Posting Komentar