KKN Aksara Matangkan Proker Psikososial Pesantren: Fokus Well Being Santri
MALANG – Pada Senin, 22 Desember 2025 KKM Aksara_255 unggulan fakultatif Psikologi UIN Malang melaksanakan kordinasi untuk mematangkan persiapan program kerja (proker) unggulan menjelang pelaksanaan pengabdian di lingkungan pesantren. Salah satu fokus utama yang tengah dipersiapkan secara intensif adalah program psikososial pesantren, yang dirancang untuk mendukung kesehatan mental, emosional, dan sosial para santri.
Koordinator KKM Aksara_255 Unggulan Fakultas Psikologi Bapak Muhammad Arif Furqon, M.Psi, Psikolog menyampaikan bahwa pematangan proker psikososial menjadi langkah strategis mengingat pesantren merupakan lingkungan dengan dinamika sosial dan tuntutan adaptasi yang tinggi. “Santri tidak hanya menghadapi tuntutan akademik dan keagamaan, tetapi juga proses penyesuaian diri, relasi sosial, serta pengelolaan emosi. Di sinilah peran pendekatan psikososial menjadi penting,” ujarnya.
Dalam tahap persiapan ini, mahasiswa KKM Aksara melakukan diskusi internal, pemetaan kebutuhan pesantren, serta perancangan metode intervensi yang kontekstual dan berbasis nilai-nilai kepesantrenan. Program psikososial yang disiapkan meliputi kegiatan penguatan karakter, pengelolaan emosi, peningkatan kepercayaan diri, serta pengembangan keterampilan sosial santri melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Selain itu, mahasiswa juga membekali diri dengan pemahaman tentang etika pendampingan di pesantren agar program yang dijalankan tetap menghormati kultur, tradisi, dan aturan yang berlaku. “Kami ingin program ini nantinya berdampak Bapak, tidak hanya ketika KKM saja namun setelah kami kembali ke Malang" Ujar Salah satu Anggota KKM Aksara.
Ditambah lagi berita dari pihak pesantren Tebuireng Jombang berkenan menyambut baik rencana program psikososial yang diusung KKM Aksara. Menurut salah satu pengurus pesantren, Ustadz Lukman Tebuireng juga mengatakan bahwa "Mahasiswa dari UIN Malang sudah di ACC untuk melakukan KKM di Pesantren ini, sehingga nantinya kehadiran mahasiswa dengan pendekatan psikososial diharapkan mampu menjadi mitra dalam mendukung pembinaan santri secara holistik, tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga kesehatan mental dan sosial".
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dengan persiapan yang matang, KKN Aksara optimistis program psikososial pesantren dapat berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan mental santri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan melalui pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat.
Komentar
Posting Komentar